catatan kecilku

Selasa, 03 Januari 2012

ternyata bukan tulang kita yang berbunyi saat kita tarik

Banyak orang menganggap bunyi itu berhubungan dengan derak sendi yang kurang menyenangnkan dan percaya bunyi itu disebabkan tulang-tulang yang bergesekan. Sebenarnya bunyi berderak ini tidak disebabkan oleh pergesekan tulang,tetapi oleh gas diantara sendi.



Sendi kita mengandung sesuatu yang disebut sinovia, yang membantu melumasi sendi. Cairan sinovia mengandung gas oksigen, nitrogen, dan karbondioksida. Penelitian menunjukkan bahwa ketika menderakkan sebuah sendi, anda menjauhkan tulang-tulangnya, dan kapsul yang mengelilingi sendi itu pun meregang. Hal ini menyebabkan cairan sinovia menyemprot dari satu sisi buku ke sisi yang lain.



Cairan yang berpindah ini menciptakan ruang kosong, yang dengan cepat terisi dengan gas lagi. Perpindahan gas yang cepat inilah yang memunculkan bunyi letupan. Untuk kembali menderakkan buku jari yang sama, Anda harus menunggu sampai gasnya kembali ke cairan sinovia. Itulah sebabnya, kita tidak bisa menderakkan buku jari yang sama dua kali berturut-turur dengan cepat.

cara mendetoksifikasi tubuh secara alami


Setiap harinya, tubuh kita tidak pernah lepas dari toksin, baik itu toksin dalam tubuh mau pun toksin dari luar seperti arsenik, pestisida, merkuri, dan lain-lain. Toksin tidak hanya terdapat di udara yang tercemar, namun juga pada baju, makanan, air, dan bahkan tanah.


Toksin atau racun tersebut biasanya memberikan banyak efek berbahaya bagi kesehatan tubuh baik dalam jangaka waktu panjang maupun pendek, sehingga sangat penting bagi kita untuk mendetoksifikasi racun-racun tersebut. Lalu bagaimana caranya? Apakah kita harus mengeluarkan biaya mahal untuk melakukan detoksifikasi?

Ternyata Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk melakukan detoksifikasi karena detoksifikasi dapat dilakukan dengan mudah tanpa biaya mahal. Berikut tipsnya:

1.Kurangi ekspos terhadap tubuh
Racun yang bertebaran di lingkungan sekitar kita tentunya mempengaruhi sistem dalam tubuh kita secara keseluruhan, dan biasanya berhubungan dengan penyakit pada endokrin, kekebalan tubuh, metabolisme, kardiovaskular, dan bahkan perilaku. Racun biasanya bersifat mudah larut dalam lemak, sehingga mereka dapat dengan mudah larut pada otak kita yang memang sebagian besar terbuat dari lemak. Beberapa penyakit berbahaya seperti Parkinson, ALS, dan cacat mental diketahui berhubungan dengan terlalu banyaknya ekspos tubuh kita terhadap racun. Untuk mengurangi dampak buruk racun-racun tersebut, ada baiknya kita mengurangi ekspos tubuh terhadap racun-racun tersebut. Cara terbaik untuk meminimalisirnya adalah dengan makan makanan organik yang dapat kita temukan dengan mudah di pasar-pasar tradisional karena makanan organik diketahui bebas zat-zat kimia berbahaya seperti pestisida.

2.Melakukan Latihan Rutin

Dengan melakukan latihan rutin, kita dapat mempercepat laju pernafasan, dimana nafas yang kita hirup (yang mengandung gas berbahaya) akan segera bersirkulasi dalam tubuh dan dengan cepat pula kita hembuskan keluar dari tubuh. Latihan rutin juga dapat memicu pengeluaran keringat lebih banyak sehingga sebagian racun dalam tubuh juga ikut terbuang bersama keringat.

3.Sauna

Suhu panas dalam sauna dapat merangsang ori-pori kulit tubuh kita terbuka lebar dan memudahkan pengeluaran toksin dalam tubuh bersama keringat.

4.Banyak Minum Air

Toksin yang terdapat pada makanan sebagian besar akan mengendap dalam ginjal, dan untuk membuangnya, kita membutuhkan perlu banyak minum air. Delapan gelas air per hari dapat membantu menguras ginjal dari toksin-toksin yang mengendap dan membuangnya bersama urine.

5.Detoksifikasi Pada Saat Diet
Pada saat diet, lemak-lemak yang terbakar dalam tubuh biasanya mengeluarkan toksin yang terkandung di dalamnya sehingga toksin-toksin tersebut tersebar ke seluruh tubuh. Jadi apabila Anda sedang diet, sangatlah penting bagi Anda untuk terus melakukan detoksifikasi agar toksin-toksin tersebut segera keluar dan tidak menjadi penyakit.

6.Gunakan Antioksidan

Antioksidan seperti yang terkandung dalam teh hijau biasanya sangat membantu dalam proses detoksifikasi. Sebenarnya, antioksidan terbaik tergantung pada tubuh Anda sendiri, seperti halnya tubuh Anda dapat mentolerir toksin-toksin jenis tertentu. Berkonsultasilah dengan dokter untuk menentukan kombinasi suplemen dan diet yang terbaik bagi tubuh Anda.

7.Lakukan secara teratur

Olahraga, minum dan makan secara teratur berperan penting dalam meningkatkan sistem tubuh kita sehingga proses detoksifikasi seperti yang sudah tertulis di atas dapat berjalan dengan baik.

7 cara, cara detoksifikasi alami, detoksifikasi alami, cara mengeluarkan toksin dalam tubuh, membuang toksin dalam tubuh secara alamiah, mendetoksifikasi, sauna toksin kulit, dampak zat kimia yang terdapat pada pakaian terhadap tubuh kita, tips mengeluarkan racun dalam tubuh, detoksifikasi tubuh teh hijau

Sumber:http://www.beautydaylily.com